Kaya Se Dunia

Suatu pagi di kota Bandung, Indonesia. Semua orang sekarang sudah kaya raya. Diberi kekayaan yang luar biasa oleh Allah. Pengemis dan gembel sekarang sudah ga ada lagi. Semua kaya.

Tapi apa orang-orang bisa hidup dengan nyaman dan enak ??

Contoh si Idun, bangun pagi sebelum itu (semua orang jadi kaya) terjadi Idun masuk kamar mandi buka keran dan air mengalir. Tapi sekarang buka keran air tidak mengalir. Ternyata PDAM sudah tutup karena para karyawan nya sudah kaya, semua ga ada yang mau ngurus perusahaan air lagi.

Karena lapar akhirnya Idun pergi ke depan komplek untuk beli bubur ayam. Tentu jalan kaki karena tukang ojek udah ga ada lagi, semua udah pada kaya. Begitupun tukang becak.
Si Idun berpikir akan membeli motor dan mobil saja nanti siang. Saya yakin pasti si Idun gagal membeli motor dan mobil sebab di dealer udah tutup. Dan udah ga produksi lagi karena semua karyawan berhenti bekerja karena udah kaya.

Sampai di depan komplek ada gerobak tukang buburnya tapi saat dilihat ga ada yang jualan. Pasti karena udah kaya penjual bubur ini, mang Kadi namanya.

Akhirnya karena warung, supermarket sudah tutup semua Idun pulang lagi ke rumah berharap masih ada bahan di dapur untuk di masak. Dan saat pulang Idun melihat hal-hal yang tidak biasa sebelum ‘itu’ terjadi.

Pak walikota yang kebetulan rumahnya disitu, terlihat sedang menyapu lantai dan ibu walikotanya sedang mengepel. oh pasti karena pembantu nya sudah berhenti kerja karena udah kaya.

Sampai di rumah Idun langsung lari ke dapur dan membuka lemari sambil harap-harap cemas takut bahan masakan di kulkas dan di lemari sudah kosong. Dan saat dibuka ternyata….. Masih lengkap semua, daging, sayuran, ikan masih ada. huft.. akhirnya..
Dan Idun pun meracik dan membumbui daging dengan semangat sambil dalam keadaan perut dangdutan eh keroncongan maksudnya. Sampai akhirnya semua siap di goreng.
Daging di masukan ke wajan. Cklek, suara kompor dinyalakan Idun. Namun sangat disayangkan api nya ga nyala, gas LPG nya habissss.

Oh Idun sungguh malang nasibmu….

Jadi apa perlu semua orang kaya raya ?
Kalau saya sih ‘cukup’ saja sudah Alhamdulillah. Mau beli makanan uangnya cukup. Sewaktu mau beli motor uangnya cukup. Mau beli helikoter uangnya cukup.
Tidak perlu kaya asal cukup, itu indah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha : * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.