Ketika dosa dan maksiat ini sudah tak terhitung, ibadah masih belum baik, akhlak masih amburadul, namun nikmat dari sang Rabb Yang Maha Rahman dan Rahiim tetap mengalir tak terhingga, sehingga -sudah seharusnya- membuat malu hambaNya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Captcha : * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.